Winter Canvas
Lokasi: Beranda > Berita > Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega

Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega

Waktu: 2026-07-29 19:13:05Sumber: Winter CanvasKategori: Berita

Setelah melihat kondisi korban, Cak Ji mengaku senang karena kesehatan korban yang berangsur membaik.

“Nah, saya sudah agak senang karena melihat kondisinya sudah bisa bergerak dan bicara meskipun sedikit-sedikit. Dibandingkan kunjungan pertama yang enggak bisa gerak sama sekali, makan cuma dari infus, sekarang bisa makan bubur sama pudding,” kata Cak Ji di RSUD Dr. M. Soewandhie, Surabaya, Kamis (16/7/2026).

“Saya sudah agak lega lah. Jadi mudah-mudahan perkembangannya lebih cepat, lebih bagus dan bisa berkumpul dengan keluarga,” imbuhnya.

Ia juga berpesan kepada keluarga korban agar tetap menjalankan perawatan pemulihan secara penuh di rumah sakit.

“Nanti perawatan di rumah jadi susah, kan juga repot. Jadi jangan kesusu (keburu) pulang dulu kalau benar-benar belum fiks. Jadi harus benar-benar fiks (pulih). Nanti kita tanyakan kok, ada dokternya,” terangnya.

Ia juga sempat menyinggung soal warganet yang sempat berkomentar bahwa dirinya hanya pencitraan dengan melakukan kunjungan ke korban.

“Iki enggak pencitraan rek (ini bukan pencitraan rek). (Informasi) itu hanya dari akun-akun bodong, saya tahu ada tiga akun bodong. Itu akunnya orang-orang PDIP yang dipecat, orang yang iri hati, orang yang gawe (buat) fitnah,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan keluarga Denny Caknan yang turut menjenguk kedua korban yang dirawat di rumah sakit.

“Terima kasih keluarga Denny Caknan yang ikut punya suatu empati kepada keluarga Pak S, bukan menyalahkan Denny Caknannya, bukan, tapi itu akibat dari penonton yang rusuh,” ucapnya.

Sebelumnya, pada kunjungan pertamanya, saat melihat kondisi korban yang dipenuhi sejumlah alat bantu yang masih terpasang, Cak Ji sempat meneteskan air mata.

Ia menerangkan, kedua korban yang harus menjalankan perawatan intensif tersebut merupakan dua petugas yang sempat menahan pagar agar tidak roboh saat masyarakat mendorong dari luar.

“Karena mereka ketimpangan waktu nahan pintu yang jebol itu. Makanya kita mengucapkan apresiasi supaya dua korban ini mendapat suatu pelayanan yang bagus,” kata Cak Ji saat ditemui Kompas.com, Senin (6/7/2026).